Pengenalan C++
C++ adalah pengembangan dari bahasa C dimana pengembangan
tersebut dilakukan oleh seorang ahli bernama Bjarne Stroustrup pada tahun 1980.
Pada saat itu bahasa C++ dinamakan " C with Classes" yg pada
mulanya disebut "a better C " dan pada tahun 1983 berganti nama
menjadi C++ oleh Rick Mascitti .
Pada C++ terdapat beberapa penambahaan konsep-konsep baru seperti class
dengan sifatnya yg disebut dengan Object Oriented Program (OOP) , yg mempunyai
tujuan utama untuk membantu mengelola program yg bersifat besar dan
kompleks.
Perbedaan
antara bahasa C++ dengan bahasa C
Bahasa C merupakan bahasa
pemograman prosedural , dimana penyelesaian atas suatu masalah dilakukan
dengan membagi masalah-masalah tersebut kedalam sub-sub masalah yg lebih kecil.
Sedangkan Bahasa C++ merupakan Object Oriented Orogramming (OOP).
Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan mendefinisikan
class-class yg merupakan a-class yg dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari
objek fisik . Class tersebut berisi keadaan objek, anggota-anggotanya, dan
kemampuan dari objeknya. Setelah beberapa class di buat , masalah dipecahkan
menggunakan class.
Variabel C++
Variabel numerik
·
Bilangan Bulat (Integer)
Bilangan ini mampu menampung
bilangan bulat yang berkisar antara -32.768 hingga +32.768
·
Bilangan Desimal Berpresisi Tunggal
(Floating Point)
Dalam bentuk bilangan berpangkat
Floating Point dapat digunakan untuk
menampung data dari 10^(-38) hingga 10^38, sedangkan dalam bentuk desimal dapat
menampung hingga enam desimal (6 angka dibelakang koma).
·
Bilangan Desimal Berpresisi Ganda
(Double Precision)
Serupa dengan Floating Point, hanya
saja kapasitas menampung datanya lebih besar. Dalam bentuk bilangan berpangkat,
Double Precision dapat mengolah angka-angka dengan ketelitian yang berkisar
antara 10^(-308) hingga 10^308. Sedangkan dalam bentukdesimal mampu menampung
hingga 15 digit.
Variabel teks
·
Char (untuk karakter tunggal)
Selain
dapat digunakan untuk menampung sebuah karakter, variabel ini dapat pula
dikonversikan dalam bentuk bilangan (ASCII code). Bilangan hasil konversi data
ini dinyatakan dengan bilangan bulat yang berkisar antara -128 sampai +127.
·
String (untuk rangkaian karakter)
String pada prinsipnya merupakan rangkaian karakter yang
diakhiri dengan karakter null (‘\0’).
OPERATOR
PADA C++
Operator merupakan simbol atau
karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu operasi
atau manipulasi, seperti penjumlahan, pengurangan dan lain-lain.
Operator Aritmatika
Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator Binary adalah
:
|
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
|
*
|
Perkalian
|
4 * 5
|
|
/
|
Pembagian
|
8 / 2
|
|
%
|
Sisa Pembagian
|
5 % 2
|
|
+
|
Penjumlahan
|
7 + 2
|
|
−
|
Pengurangan
|
6 − 2
|
Operator yang tergolong sebagai operator Unary, adalah :
|
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
|
+
|
Tanda Plus
|
−4
|
|
−
|
Tanda Minus
|
+6
|
Operator Assignment
Sebelumnya kita telah mengenal operator pemberi nilai ( assignment operator )
yaitu tanda “ = “. Sebagai contoh penggunaan operator pemberi nilai :
A = A + 1
Dari penulisan ekspresi diatas, Borland C++ dapat menyederhanakan menjadi :
A += 1
A+ = 1 atau A – = 1 ; masih dapat disederhanakan menjadi A ++ atau A –
Notasi ++ atau — dapat diletakkan di depan atau di belakang variable.
Contoh A ++ atau ++ A / A — atau — A
Kedua bentuk penulisan notasi ini mempunyai arti yang berbeda :
- Jika diletakkan di depan variable, maka proses
penambahan atau pengurangan akan dilakukan sesaat sebelum atau langsung
pada saat menjumpai ekspresi ini sehingga nilai variabel tadi akan
langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan, sedangkan
- Jika diletakkan di belakang variable, maka proses
penambahan atau pengurangan akan dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai
atau nilai variabel tadi akan tetap pada saat ekspresi ini ditemukan
Notasi “ += “ ini dikenal dengan
operator majemuk. Ada beberapa operator pemberi nilai aritmatka diantaranya :
|
Operator
|
Keterangan
|
|
*=
|
Perkalian
|
|
/=
|
Pembagian
|
|
%=
|
Sisa Pembagian
|
|
+=
|
Penjumlahan
|
|
-=
|
Pengurangan
|
Operator Penambah dan Pengurang
Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai, Borland C++ menyediakan operator
penambah dan pengurang. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai
penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang.
|
Operator
|
Keterangan
|
|
++
|
Penambahan
|
|
–
|
Pengurangan
|
Operator Relasi
Operator Relasi digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasil perbandingan
operator ini menghasilkan nilai numerik 1 (True) atau 2 (False).
|
Operator
|
Keterangan
|
|
==
|
Sama Dengan ( bukan pemberi nilai
)
|
|
!=
|
Tidak Sama dengan
|
|
>
|
Lebih Dari
|
|
<
|
Kurang Dari
|
|
>=
|
Lebih Dari sama dengan
|
|
<=
|
Kurang Dari sama dengan
|
Operator Logika
|
Operator
|
Keterangan
|
|
&&
|
Operator Logika AND
|
|
| |
|
Operator Logika OR
|
|
!
|
Operator Logika NOT
|
Operator logika AND digunakan untuk
menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila semua
ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR.
Operator logika OR digunakan untuk
menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi, akan dianggap BENAR, bila salah
satu ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR dan bila semua ekspresi
relasi yang dihubungkan bernilai SALAH, maka akan bernilai SALAH.
Operator logika NOT akan memberikan
nilai kebalikkan dari ekspresi yang disebutkan. Jika nilai yang disebutkan bernilai
BENAR maka akan menghasilkan nilai SALAH, begitu pula sebaliknya
Operator Bitwise
Operator Bitwise digunakan untuk memanipulasi data dalam bentuk bit.
Borland C++ menyedikan enam buah operator bitwise.
|
Operator
|
Keterangan
|
|
~
|
Bitwise NOT
|
|
<<
|
Bitwise Shift Left
|
|
>>
|
Bitwise Shift Right
|
|
&
|
Bitwise AND
|
|
^
|
Bitwise XOR
|
|
|
|
Bitwise OR
|
- Operator Bitwise << (Shift Left)
Operator Bitwise Shift Left
digunakan untuk menggeser sejumlah bit kekiri.
- Operator Bitwise >> (Shift Right)
Operator Bitwise Shift Right
digunakan untuk menggeser sejumlah bit kanan.
Operator Bitwise & ( And )
digunakan untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan bernilai benar (1)
jika semua operand yang digabungkan bernilai benar (1). Berikut anda dapat
melihat ilustrasi untuk membandingkan bit dari 2 operand
- Operator Bitwise |
( Or )
Operator Bitwise | ( Or ) digunakan
untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan bernilai benar jika ada salah
satu operand yang digabungkan ada yang bernilai benar (1). Berikut anda dapat
melihat ilustrasi untuk membandingkan bit dari 2 operand.
- Operator Bitwise ^
( eXclusive Or )
Operator Bitwise ^ ( XOr ) digunakan
untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan bernilai benar (1) jika dari dua
bit yang dibadingkan hanya sebuah bernilai benar (1). Berikut anda dapat
melihat ilustrasi untuk membandingkan bit dari 2 operand.
- Operator Bitwise ~
( Not )
Operator Bitwise ~ ( Not ) digunakan
membalik nilai bit dari suatu operand. Berikut anda dapat melihat ilustrasi
untuk membandingkan bit dari 2 operand.